Jatuh Hati Part 2

“jadi kita mau kemana?”

Dia tersenyum masih dengan tangan kanan memegang stir mitsubishinya dan tangan kiri di perseneling. “ada deh, liat aja nanti”

“aahh ga asik nih, pake rahasian segala”

“ahahaha.. tenang aja, pasti bakal seru kok”

“awas ya kalo ngebosenin” ancamku sambil nunjuk ke hidungnya.

“ahaha iyaa, dijamin seru”

“fine, we will see then”

Mobil sedan hitam ini memasuki gerbang sebuah museum. Halaman yang luas dengan icon sebuah hiasan dari besi begitu besar di tengah lapangannya. Akhirnya aku menjejakkan kaki di museum ini. Museum Nasional yang telah sedikit mengalami perubahan dan renovasi, semakin menarik dan edukatif untuk pengunjungnya.

“wah ga nyangka museumnya besar banget yaa…” kataku sambil mengadahkan kepala dan melihat berputar dari tempat kuberdiri dengan mata terbelak heran.

“ahaha iya, emang besar sekarang, masih tahap renovasi sih, tuh ada beberapa lantai yang masih belum buka, sayang banget, itu justru objek yang menarik untuk dilihat, sejarah tentang perekonomian dari jaman prasejarah hingga sekarang dan disana seharusnya ada uang-uang kuno koleksi museum ini” jelasnya panjang lebar dan yang bisa kulakukan adalah membentuk huruf o di mulutku dan menganggukkan kepala.

“yuk kita kesana, keliling yuk” “siap bos” kataku sambil mengangkat tangan tanda hormat padanya.

Dia tertawa renyah, selalu membuat aku semakin tersipu dan kangen senyumnya itu.

Saat kami sudah hampir selesai keliling dan terduduk kecapekan di salah satu kursi yang ada dihalaman samping gedung, aku baru tersadar, sepertinya dia belum memotret sama sekali. Sempat ragu untuk bertanya tetapi kuputuskan bertanya padanya. “kok dari tadi belum pegang kamera kamu?” “oh iya yah, asik keliling dari tadi sama kamu sih” hehehe dia tertawa basi. Tawaku pecah “dasar kamu, gimana sih, katanya mau motret”

“but actually I got everything that I need in here” sambil menunjuk ke arah kepalanya. “and what is that?” “a lot of pictures of yours” aku hanya bisa menunduk malu, senyum sumringah menghiasi mukaku.

“aku dapet kok foto-foto yang aku suka, mau lihat?” katanya sambil menyodorkan kamera yang masih didalam genggaman tangannya yang besar dan kuat itu. Dengan cepat aku mengangguk pasti dan sambil senyum sumringah seperti anak kecil disodorkan coklat kesukaannya.

Mataku terus tertuju dengan foto-foto luar biasa sangat bagus itu. Lebay sih penilaianku. But, these pictures are really great, dia mengambil foto itu ala candid dengan berbagai objek di museum ini dan tentunya disana ada aku sebagai salah satu objeknya. Baru kali ini aku lihat foto yang begitu ‘hidup’ walau hanya berupa benda-benda dan hanya satu objek hidup yang terkadang hanya menjadi penyeimbang dari foto itu. Tanganku terus saja mengklik foto-foto itu dan tiba-tiba saja hidungku disentuh oleh jarinya “serius amat ngeliatin fotonya” katanya sambil senyum jahil. Aku mendongak kaget dan senyum nyengir didepannya. “bagus-bagus banget ini Harris… aku suka liatnya”

“syukurlah kalau kamu suka, walau ga banyak muka kamu disitu”

“hehehe iya gapapa kok, ikhlas kok aku. Kamu itu berbakat jadi fotografer professional loh”

“Oh ya? Aku sih hobi aja, kebetulan ada yang minta jasa aku juga sih, ya lumayan buat jajan”

“tuh kan, orang lain juga mengakui foto kamu tuh bagus-bagus, you should seriously learn about that” “of course I will dear, I love doing it”

“That’s good” kataku masih sambil meng-klik kameranya untuk melihat foto-foto yang masih tersisa.

***

Salah satu hal yang menyenangkan saat menjadi anak kuliahan adalah tentunya mengisi waktu kosong antara jadwal kuliah. Tentu saja menjadi waktu yang menyenangkan bersama teman dekat, yeah of course teman-teman cewe yang jadi gerombolan aku sehari-hari. “eh Tik, kemarin gue mau kerumah lu, terus gue liat ada mobil sedan Mitsubishi dengan tangan melambai-to say bye to you-yang lagi berdiri depan pager rumah lo, nah siapa tuh isi mobilnya?” celetuk si Fany yang beneran gamblang banget nanya dan menceritakan sebagai saksi mata dari Tempat Kejadian Perkara dirumahku kemarin.

Waduh, kok dia bisa liat sih, mesti jawab apa ini sekarang ohh GOD…

*bersambung*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: