Kakek dengan daun singkong

Sore sudah menjelang dan dia terus berjalan menyusuri komplek-komplek perumahan. Hanya tinggal beberapa ikat daun singkong yang dijual. Dia pun menyusuri ruko-ruko dan toko serta jalan-jalan yang ramai dilalui orang, berharap ada yang melihat dagangan daun singkong hasil kebunnya dekat rumah. Kakek itu terus berjalan dan tersenyum menawari daun singkong yang digenggamnya. Senyum yang terlihat miris, karena dia tersenyum dengan gigi yang ompong dan mengingat rambutnya yang sudah memutih dan dia terus berjalan. Daun singkong yang dia petik dari kebun yang tak jauh dari rumahnya. Semoga saja daun singkong yang dia bawa tak tersisa dan membawa hasil yang cukup memuaskan untuk keluarganya.

Kegigihan demi sebuah kebahagiaan untuk keluarga kecilnya. dia akan terus berjalan, melakukan usaha semampunya.

11 September 2013 pukul 17.08, Cibinong, Bogor

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: